Request dan dengarkan single terbaru The Brandals '100% KONTROL' dari album
BRANDALISME di radio-radio kesayangan kota kamu!!
Jangan lewatkan tayangan klip 100% Kontrol (sutradara Andri Lemes) di
stasiun TV lokal.
BRANDALISME akan dirilis November 2007 dari Aksara Records.

Siaran Podcast dengan personil The Brandals untuk edisi promo Brandalisme
bisa di-download gratis dari iTunes. Klik ke iTunes store dan ketik
equinoxdmd.com
Atau langsung klik ke equinoxdmd.com, ketik the brandals.

The Brandals akan tampil live di program Riot On Air edisi Kamis 1 November
2007 pukul 8 malam membawakan lagu-lagu terbaru dari Brandalisme.

Untuk soft launching album, The Brandals akan tampil live di Lembaga
Pemasyarakatan untuk Anak dan Remaja di Serang, Tanggerang November nanti
Grand launch Brandalsime akan diumumkan segera setelah rilis. Nantikan
tanggal dan tempatnya!

Dukung organisasi dibawah ini:
WWF Indonesia (www.wwf.or.id)
Yayasan AIDS Indonesia (www.yaids.com)

PRES RILIS
12 November 2007 (release nasional)

"BRANDALISME"
Terminologi Brandalisme berasal dari meluasnya gerakan reaksi tolak balik
yang menyikapi pesatnya invasi lingkungan ruang publik oleh logo korporat,
iklan dan merek (brand). Tindakan termasuk merekonstruksi, mengatur kembali
dan bahkan menghapus/menghancurkan logo korporasi/ kapitalis yang
terpampang di ruang publik (brand+vandalism). Untuk menuntut kembali
identitas visual yang pada awalnya milik publik dan komunitasnya.

Fenomena aktivitas komunal ini berawal di Berlin di akhir dekade 90an.
Dimulai oleh sekelompok komunitas anti-korporasi/ kontra global trading/
kontra kultur yang kebanyakan beranggotakan mahasiswa, seniman, musisi dan
aktivis muda. Gerakan ini kemudian menyebar ke penjuru benua Eropa,
terutama marak di Inggris, dimana aksi tersebut diadopsi oleh seniman
graffiti baru macam Banksy dan komunitas Ad-Buster diantaranya.

Kami, The Brandals sebagai unit dalam bidang musik, beroperasi dengan
prinsipil reaksi tolak balik yang sama terhadap sistem industri musik kita.
Reaksi ini terekspresi pada tajuk album ke-tiga, dimana kami mengadopsi
terminologi Brandalisme. Walaupun tidak mengedepankan isu politik pada
agenda kami, terminologi ini lebih berlaku untuk sudut artistik dan
prakteknya. Tapi, kami berharap untuk menyebarkan prinsip dan efek untuk
pendengar setia The Brandals. Pesannya sengat jelas, untuk selalu
merencenakan, bertindak dan evaluasi semua aksi secara independen tanpa
intervensi besar dari pihak lain. Selalu mengatasi masalah dan resiko
ditangan sendiri.

Terminasi kata 'Brandalisme' juga teraplikasi pada pengembangan dari
musikalitasnya. The Brandals terus berevolusi sampai di titik dimana pada
akhirnya mereka menemukan karakterisasi yang sangat spesifik dari sound The
Brandals pada album kali ini. Perpaduan antara blues sways, punk rock
stomps, dan rockabilly rolls adalah bukti akurat sejak debut album pertama.
Tapi pada album ketiga ini the Brandals melebar ke teritori lain yang belum
pernah dijamah sebelumnya. Elaborasi peleburan elemen lain yang bisa
dirangkum sebagai 'The Brandals sound'. Karenanya, album ini diberi judul
Brandalisme.

Secara general yang membedakan album Brandalisme ini dengan yang sebelumnya
adalah adanya kehadiran rasa tanggung jawab terhadap apa yang mereka
berusaha ekspresikan dan bagi pada khalayak selama ini. Sebuah ciri khas
kedewasaan yang terkesan klise tetapi memang tidak bisa dipungkiri. Semua
ini hadir tanpa meninggalkan citra the Brandals yang selama ini telah
terbangun. Pemberontakan atau perlawanan yang hadir tampak lebih composed,
lebih dewasa. Seperti pemberontakan terhadap apatisme dan ingin membuat
perubahan secara positif terhadap lingkungan. Mereka berusaha mengajak
pendengarnya untuk lebih perduli dan sadar diri.
Sejak tahun 2005 lalu the Brandals diminta oleh yayasan AIDS, YAIDS, untuk
menjadi corong mereka dengan melakukan kampanye demi kepekaan anak muda
untuk penyakit tersebut. Pada tahun yang sama the Brandals juga diminta
oleh organisasi internasional WWF (World Wildlife Fund) untuk menjadi duta
organisasi yang memberikan pendanaan sosial dan lingkungan ini. Hal
tersebut juga menjadi semacam pengakuan yang signifikan terhadap sebuah
band yang ternyata tak hanya prima dalam performa tetapi juga sanggup
menjadi wakil untuk menyuarakan pesan-pesan penting kepada masyarakat
urban, terutama kepada pemuda di tanah air.

Sejauh ini demikian lah yang ditawarkan oleh the Brandals. Sound yang
mungkin akan diinterpretasi, kategorisasi dan direview sebagai album yang
buruk atau bagus bagi pendengar (ataupun oleh media). Sejujurnya, untuk
keuntungan mereka, hal terakhir yang mereka khawatirkan adalah kritik dan
hal yang ada di atas. Inilah apa yang tercurah dari hati mereka yang
terdalam. Sound dari Brandalisme.

Di album ini the Brandals kembali dibantu oleh beberapa teman seperjuangan
yang telah memberi dukungan tak terhingga. Ramondo Gascaro dan Awan Garnida
dari Sore (juga sejawat dalam label Aksara records) memberi bantuan vokal
latar serta sentuhan piano dan organ Hammond. Amar Ramadhan dari Maliq and
D'Essentials kembali hadir dengan tiupan terompetnya di lagu "Is It You
Girl?". Aghi Narottama (Ape On The Roof, LAIN) yang bertindak sebagai sound
engineer dalam proses mixing & mastering juga menyumbangkan hentakan piano
boogie di single petama "100% Kontrol". Nama David Tarigan pun menambah
riuh repertoire kami di lagu "City Boy" dengan gitar akustiknya.

Tak lupa, band asal Jakarta Timur ini juga berkolaborasi dengan seniman
graffiti muda Jakarta, Darbotz, yang mendesain sampul album dengan ikon
Cumi khasnya. Semua dukungan di atas menjadikan album ini sebagai
perpajangan perjalanan kedewasaan yang telah dimulai pada Audio Imperialist
(Flystation/Warner, 2005).

Formasi solid the Brandals: Rully, Bayu, Tonny, Doddy, dan Eka

DISCOGRAPHY

2003 - The Brandals (Sirkus Records)

2005 - Audio Imperialist (Flystation/Warner)

2006 - The Brandals [Remastered] (Aksara)

----------------------------------------------------------

Ingin mendapatkan lagu "100% Kontrol" , "Janji 100 Hari", atau "Is It
You,Girl?" di handphone kamu? Segera ketik dan aktifkan kode RBT-nya!

100% Kontrol: Flexi (6110230), XL (11400218), Indosat (BD2),
Telkomsel/Esia (2571137)
Janji 100 Hari: Flexi (6110232), XL (11400247), Indosat (BD4),
Telkomsel/Esia (2571139)
Is It You,Girl?: Flexi (6110236), XL (11400246), Indosat (BD6),
Telkomsel/Esia (2571143)

Cara download RBT:

Flexi: ketik RINGSUBKODE LAGU, kirim ke 1212. Tarif Rp.
8000/bulan (+PPN)

XL: ketik KODE LAGU, kirim ke 1818. Tarif Rp. 7000/lagu, biaya berlangganan
Rp. 5500/bulan (+PPN)

Indosat: ketik SETkode lagu, kirim ke 808. Tarif Rp. 7000/bulan
(+PPN)

Telkomsel: ketik RINGSUBKODE LAGU, kirim ke 1212. Tarif Rp.
9000/bulan (+PPN)

Esia: ketik RINGKode Lagu, kirim ke 888. Tarif Rp. 9000/bulan (+PPN)

www.brandalisme.com
www.myspace.com/audioimperialist
thebrandals.multilply.com
www.aksararecords.com
thebrandals@yahoo.com
thebrandals@hotmail.com


15 CommentsChronological   Reverse   Threaded
partyboyz wrote on Oct 26, '07
Maju terus The Brandals...
Aku mendukung mu!!
thebrandals wrote on Oct 26, '07
Maju terus The Brandals...
Aku mendukung mu!!
Trima kasih banyak bos..
childunderground wrote on Oct 26, '07
rock n roll never die

truelovewontwait wrote on Oct 26, '07
mana singelnya????? hiks hiks hiks
dukesunshine wrote on Oct 26, '07
Kami, The Brandals sebagai unit dalam bidang musik, beroperasi dengan
prinsipil reaksi tolak balik yang sama terhadap sistem industri musik kita.
Reaksi ini terekspresi pada tajuk album ke-tiga, dimana kami mengadopsi
terminologi Brandalisme. Walaupun tidak mengedepankan isu politik pada
agenda kami, terminologi ini lebih berlaku untuk sudut artistik dan
prakteknya. Tapi, kami berharap untuk menyebarkan prinsip dan efek untuk
pendengar setia The Brandals. Pesannya sengat jelas, untuk selalu
merencenakan, bertindak dan evaluasi semua aksi secara independen tanpa
intervensi besar dari pihak lain. Selalu mengatasi masalah dan resiko
ditangan sendiri.
whoa.... statement dari sebuah state of mind yah....

memang sih yang kayak gini perlu perlu banget buat para pemusik... apapun bentuk state of mind-nya. sebuah band mempunyai ketetapan posisi sikap mereka....

singkat kata...posisi yang kayak gini yang ngebuat attitude band tersebut bisa dihargai...

salut
thedyingsirens wrote on Oct 26, '07
forward terus yah!

*maksudnya maju terus! hehehe
tongsampah wrote on Oct 26, '07
sip sip sip. move on
^^
pepengkm8 wrote on Oct 29, '07
huaaaa..kpn ke semarang..???
2feek wrote on Oct 30, '07
main di lembaga permasyarakatan ? Wow that's new... how come i never think about that before?
thebrandals wrote on Oct 30, '07
2feek said
main di lembaga permasyarakatan ? Wow that's new... how come i never think about that before?
Bos, single nya udah di Trax kan? Tentang Lembaga Pemasyarakatan, Im sure u've heard Folsom Prison Blues album. Or watched Walked The Line. We stole the idea from the man in black himself..So bless him.
heru86 wrote on Nov 2, '07
okla
rorybrightside wrote on Nov 4, '07
akhirnya...dah nungguin dari july gua...hati emosi nunggunya...hahahaha.sukses terus buat the brandals..!!oiya pas maen di lp orang umum blh dateng gak?
newcolours wrote on Jan 3
The Brandals..detik hidupmu terukur angka..hHahahaha..kental sekali unsur numerical di album ini..
Sukses terus di jagat raya kawan..!! tetap pegang 100% kontrol..hHehe
lintankrock wrote on Jan 23
just rOCk n rOLL........,
fadeanplezzzletoy wrote on Feb 7
rooooooooooooooooooooooooooooockkkkkkkkkkkkkkkk n' rrrrrrrrrrrrrrrrooooooooolllllllllllllllllllllllllll
guyz !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!1
good luck for u!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help